Mau Tau Bedanya Bunga Flat dan Bunga Efektif?

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Bunga atau imbal hasil adalah salah satu elemen penting dalam kehidupan manusia. Dapat bermanfaat bagi kita jika mengerti cara menggunakannya atau dapat juga menjerumuskan kita jika salah memahaminya. Bunga dapat berfungsi sebagai proses dalam investasi atau proses pembiayaan/pinjaman. Pada kesempatan kali ini akan dibahas proses bunga dalam kegiatan pembiayaan atau pinjaman.

Ada dua jenis bunga, yaitu bunga efektif dan bunga flat. Kedua jenis bunga tersebut dikelompokkan berdasarkan cara atau metode perhitungannya. Bunga efektif adalah bunga yang dihitung berdasarkan perubahan aktual dari nilai awal dan akhir sejumlah tertentu, atau dapat juga dihitung dengan menggunakan pendekatan Time Value of Money dengan mencari future value dari sejumlah uang dengan tingkat bunga tertentu. Dimana rumus tersebut dapat dinyatakan dengan :

FVn = (1+r)n x PV

Dimana : FVn = Future Value setelah n tahun

PV  = Present Value

n    = Jangka waktu per tahun

r    = tingkat bunga per tahun

Sebagai contoh, jika FV adalah Rp. 169 Juta, PV adalah Rp. 100 Juta, n adalah 2 tahun, maka didapat nilai r = 30%. Nilai r ini adalah bunga efektif per tahun dari nilai investasi tersebut.

Lantas apa sih yang dimaksud dengan bunga flat? Bunga flat adalah bunga yang jumlahnya tetap/fixed per periode tertentu, akan tetapi jumlah tersebut ditetapkan parsial terhadap jumlah periode total. Contohnya:  Kredit kendaraan bermotor Rp.  15 Juta dengan bunga flat 2% per bulan selama 2 tahun. Berapakah bunga flat dan bunga efektif tahunannya?

Kalau bunga flat tahunannya dapat dihitung dengan mudah yaitu : 2% x 12 = 24%

Tapi bunga efektifnya dihitung dengan menggunakan rumus/kalkulator finansial  yaitu : 3,76% x 12 = 45,12%

Penjelasannya adalah sebagai berikut:

Misalkan DP nya adalah sebesar Rp. 5 Juta, maka total pinjamannya adalah Rp. 10 Juta. Total Bunganya adalah : 2% x 24 x 10 Juta = Rp. 4,8 Juta (Flat artinya bunga dikalikan total periode pinjaman). Total pinjaman plus bunga adalah : Rp. 14,8 Juta, dan jika dibagi rata per bulan maka angsuran per bulannya adalah sebesar Rp. 616.667.

Nilai angsuran tersebut jika dimasukkan dalam perhitungan bunga menggunakan kalkulator finansial untuk periode 24 bulan akan didapat hasil sebesar 3,76% (per bulan). Maka nilai bunga efektif per tahun adalah sebesar 45,12%. Nilai ini adalah nilai bungasesungguhnya yang harus kita bayar tiap tahunnya.Jauh bukan dari bayangan sebelumnya yaitu hanya 24% per tahun?

Contoh diatas hanyalah sebagian dari penerapan taktik dagang yang disebut dengan bunga flat. Pada kenyataannya hal tersebut sering menyesatkan konsumen yang tidak memahami konsep yang telah dijelaskan diatas. Konsumen banyak terjebak dengan bunga flat yang sekilas terlihat rendah bunganya, akan tetapi kalau dihitung dengan cermat, maka nilai bunganya akan jauh lebih tinggi. Jadi untuk para konsumen, bijaklah dalam menyikapi bunga. Fasilitas bunga 0% untuk jangka waktu 6 bulan dan 12 bulan juga termasuk kedalam jebakan bunga flat tersebut. Hati-hatilah dalam menyikapi fasilitas tersebut, apalagi jika kita tidak mampu melunasi tagihan bulanan kartu kredit kita. Bunga tambahan akan muncul sebagai akibat kita tidak melunasi hutang bulanan kita. Perencana keuangan akan terus mengingatkan tentang bahaya dari perhitungan bunga flat agar konsumen dapat terhindar dari bahaya hutang yang berlebihan.

BACA JUGA:

Cara Mengatasi Defisit Keuangan Dengan Hutang

Tips Efektif dalam Mengambil Kredit Rumah (KPR)

Tips Menggunakan Kartu Kredit Dengan Bijak

Login Form