Sadari Bahaya Inflasi Sedari Dini

User Rating: 0 / 5

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Tanpa kita sadari, hidup kita terus dibayangi dengan bahaya laten yang disebut dengan inflasi. Tanpa disadari harga barang-barang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Tanpa disadari, beban hidup dan biaya pendidikan meningkat tiap tahun tanpa bisa kita kejar meskipun gaji/pendapatan kita telah meningkat tiap tahunnya. Sadarkah kita bahwa dahulu sebutan untuk seseorang yang kaya raya adalah “Jutawan”, tapi sekarang apa panggilan yg tepat untuk orang yang kaya raya? Jawabnya adalah “Milyarder”. Lihatlah letak perbedaannya? “Juta” pada kata Jutawan kini berubah menjadi “Milyar” pada kata Milyarder. Itu artinya orang kaya yang dulu punya harta banyak “Jutaan” rupiah, kini harus setara dengan punya harta “Milyaran” rupiah.

Inflasi secara umum menyebabkan nilai nominal uang kita berkurang dari tahun ke tahun. Contohnya, jika sekarang kita punya uang Rp.100, maka dengan tingkat inflasi 7% per tahun, uang kita akan berkurang sebesar 7/100 * Rp.100 = Rp. 7. Artinya tahun depan uang kita akan berkurang sebesar Rp. 7 menjadi Rp. 93. Apa yang akan terjadi jika uang kita adalah Rp. 100 Milyar? Maka inflasi akan menggerusnya menjadi Rp. 93 Milyar dalam waktu 1 tahun!

Apa sih penyebab inflasi yang berbahaya itu? Salah satu penjelasannya adalah dengan ilustrasi berikut ini. Anggap ada uang beredar sebanyak Rp. 1000, lalu uang tersebut digunakan untuk membeli 100 buah pisang. Maka harga 1 buah pisang adalah sebesar Rp. 10. Jika uang yang beredar tiba-tiba meningkat menjadi Rp. 10.000, dan uang itu digunakan untuk membeli jumlah pisang yang sama yaitu 100 buah, maka harga 1 buah pisang akan menjadi Rp. 100. Terjadilah inflasi harga pisang sebesar 1000% atau 10 kali lipat.

Pada kenyataannya jumlah uang yang beredar akan selalu meningkat dan tidak dibarengi dengan peningkatan jumlah barang yang sebanding. Hal ini yang menyebabkan harga selalu meningkat dan selalu mencekik kita. Peningkatan jumlah uang beredar ini bukan hanya disebabkan oleh tercetaknya uang yg lebih banyak tiap tahun, akan tetapi disebabkan juga oleh praktek pasar modal dan pasar uang yang salah seperti praktek spekulasi pasar modal. Praktek-praktek yang hanya menguntungkan golongan kaya yang bermodal besar dan merugikan golongan kecil yang semakin tersiksa dengan adanya inflasi. Pasar modal bisa bermanfaat bagi orang jika digunakan secara benar yaitu untuk investasi bukan untuk spekulasi.

Cara termudah melawan inflasi adalah dengan membuat uang kita berkembang secara otomatis melebihi pengurangan akibat inflasi. Jika uang kita berkurang sebesar 7% per tahun, maka uang kita harus kita kembangkan menjadi lebih dari 7% per tahun. Apakah ada instrumen seperti itu? Jawabnya pasti ada, Reksadana adalah salah satunya. Bisa juga lewat investasi di Logam Mulia, Properti, ataupun Bisnis. Dengan menempatkan sebagian uang atau aset kita pada instrumen dengan imbal hasil yang tinggi melebihi inflasi, maka uang kita akan kebal dari ancaman tergerus inflasi. Tahukah anda bahwa dengan asumsi rata-rata inflasi sebesar 7% per tahun, maka uang kita akan berkurang menjadi ½ dari nilai sekarang hanya dalam waktu sekitar 10 tahun saja. Artinya jika uang anda 1 Milyar saat ini, maka uang anda 10 tahun kemudian akan berkurang menjadi 500 juta. Bayangkan itu! Kita tidak mau kan hasil jerih payah kita bekerja bertahun-tahun ludes disedot oleh bahaya laten bernama Inflasi! So, berinvestasilah sejak dini pada instrumen investasi dengan imbal hasil yang mampu melawan inflasi. Happy Investing!

BACA JUGA:

Cara Mudah Menumbuhkan Uang Kita

Cara Tepat Perhitungan Return Tahunan Investasi

Cara Mudah Menabung Dengan Reksadana

Login Form